PENGARUH TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN DANA DESA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SIDOHARJO

  • Dewi Kusuma Wardani
  • Ratih Ranika Putri Utami
Keywords: Transparency, financial management, community empowerment, community welfare

Abstract

This study aims to determine the effect of transparency in financial management of village funds and community empowerment on community welfare in Sidoharjo Village, Tepus District, Gunungkidul Regency. This research method uses quantitative descriptive methods and primary data using questionnaires. This study took a sample of residents who were divided into 11 hamlets in Sidoharjo Village, Tepus District, Gunung kidul Regency. The sampling technique is stratified random sampling. Data collection is done by distributing questionnaires directly to people’s homes, attending social gatherings and routine meetings held by community members. It aims to obtain more data from respondents directly. The number of questionnaires processed was 120 questionnaires. Data were analyzed using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that community empowerment has a positive effect on the welfare of the people of Sidoharjo Village, Tepus District, Gunungkidul Regency, while transparency in financial management of village funds does not affect the welfare of the community in Sidoharjo Village, Tepus District, Gunungkidul Regency.

Author Biographies

Dewi Kusuma Wardani

Prodi Akuntansi FE Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta

Ratih Ranika Putri Utami

Prodi Akuntansi FE Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta

References

Abidin, M. Z. (2015). “Tinjauan Atas Pelaksanaan Keuangan Desa Dalam Mendukung Kebijakan Dana Desa”. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 6(1), 61–76.

Agunggunanto, E. Y., Arianti, F., Kushartono, E. W., & Darwanto. (2016). “Pengembangan Desa Mandiri Melalui Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)”. Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis, 13(1), 67–81.

Albertus. (2016). ”The Influence of Empowering Rural, Communities On Increasing The Income and Welfare Of The Community”. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi.

Alfasadun, Hardiningsih, P., Ratnasari, S. D., & Caecilia Srimidarti. (2018). “Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa”. Prosiding, (2017), 978–979.

Astari, Furqani. (2015). “Pengelolaan Keuangan Desa dalam Mewijudkan Good Governance (Studi Pada Pemerintahan Desa Kalimo’ok Kecamatan Kalianget Kabyupaten Sumenep)”. Thesis.

Atmadja, A. T., & Saputra, A. K. (2017). “Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Keuangan Desa”. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 12.

Azwardi, Sukanto. (2014). “Efektifitas Alokasi Dana Desa (ADD) dan Kemiskinan Di Provinsi Sumatra Selatan”. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 29–41.

Chandra. (2014). “Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa”. Jurnal Administrasi Publik, 1(6), 1203–1212.

Damayanti, W. (2018). “Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa”. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 5.

Darmiasih, dkk. (2015). “Analisis Mekanisme Penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) Pada Pemerintah Desa (Studi Kasus Desa Tri Buana Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem)”. Jurnal Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha, 1(3)

Dura, J. (2018). “Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Alokasi Dana Desa, Kebijakan Desa, Dan Kelembagaan Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat”. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan Ekonomi Asia, 10(2), 26–32.

Ekaputra, Y. D., Sudarwani, M. M., & Dewi Fatmasari. (2014). “Pengembangan Sarana dan Prasarana Permukiman Guna Perbaikan Kesejahteraan Melalui Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat di Dusun Mantran Wetan Kabupaten Magelang”. 120–141.

Elsa, Dwi. (2016). “Analisis Perencanaan Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Boreng”. Artikel Ilmiah, Jember.

Faridah (2015).”Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya”. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 4(1).

Fernando Victory Tambuwun, Harijanto Sabijono, S. W. A. (2018). “Analisis Transparansi dan Akuntabilitas Otonomi Desa dalam Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa di Desa Kauneran Satu Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa”. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, d(2), 512–528.

Gayatri, G., Latrini, M. Y., & Widhiyani, N. L. S. (2017). ”Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa untuk Mendorong Kemandirian Masyarakat Pedesaan”. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan.

Ghozali, I. (2016 ). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM dan SPSS 16. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM Dan SPSS 16.

ICW. (2018, February 5). Outlook Dana Desa 2018 Potensi Penyalahgunaan Anggaran Desa di Tahun Politik. Retieved from Antikorupsi , Indonesia Corruption Watch: https:// antikorupsi.org/id/news/outlook-danadesa- 2018-potensi-penyalahgunaananggaran- desa-di-tahun-politik.

Kartasasmita, G. (1997). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep Pembangunan Yang Berakar Pada Masyarakat. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Mahendra, B. P. (2017). “Analisis Pengaruh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (Pnpm Mp ) Terhadap Produktifitas Kerja Dan Kesejahteraan Masyarakat”. International Journal of Social Science and Business, 1(1), 1.

Mahfudz (2014). “Analisis Dampak Alokasi Dana Desa terhadap Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Desa”. Universitas Diponegoro. Semarang.

Miriam (2012). “Penerapan Otonami Dalam Menguatkan Akuntabilitas Pemerintah Desa dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Aglik Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo”. Yogyakarta: UNY.

Nugroho (2013). “Pengembangan Sarana Dan Prasarana Pemukiman Guna Perbaikan Kesejahteraan Melalui Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat di Dusun Mntran Wetan Kabupaten Magelang”. Ilmu Ekonomi, 1(4), 514– 526.

Published
2020-01-31
How to Cite
Wardani, D., & Utami, R. R. (2020). PENGARUH TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN DANA DESA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SIDOHARJO. Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 28(1), 35 - 50. https://doi.org/10.32477/jkb.v28i1.36