LITERASI PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI GENERASI MUDA DI NGAMPILAN YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.32477/jpm.v3i3.1347Keywords:
Keuangan, pengelolaan keuangan, literasi keuangan, kemandirian ekonomi, generasi muda.Abstract
Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun perekonomian bangsa, termasuk di wilayah Ngampilan Yogyakarta yang dikenal sebagai kawasan dengan dinamika sosial dan ekonomi yang cukup tinggi. Namun, tantangan rendahnya literasi keuangan masih menjadi hambatan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi generasi muda. Latar belakang ini menunjukkan bahwa pemahaman yang minim tentang pengelolaan keuangan, menabung, investasi, dan penghindaran utang dapat berdampak pada ketidakstabilan finansial individu maupun keluarga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi generasi muda di Ngampilan Yogyakarta. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelaksanaan kegiatan edukatif-partisipatif, yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan, diskusi, serta monitoring dan pendampingan. Hasil Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengatur keuangan pribadi, mengembangkan usaha kecil, serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi modern sehingga menciptakan kemandirian ekonomi.
References
[1] A. Rahim and M. Indah, “Pentingnya Pendidikan Literasi Digital dii Kalangan Remaja,” J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 2, p. 52, 2024, [Online]. Available: https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm
[2] F. Faidah, “Pengaruh Literasi Keuangan Dan Faktor Demografi Terhadap Minat Investasi Mahasiswa,” JABE (Journal Appl. Bus. Econ., vol. 5, no. 3, p. 251, 2019, doi: 10.30998/jabe.v5i3.3484.
[3] U. Safryani, A. Aziz, and N. Triwahyuningtyas, “Analisis Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, Dan Pendapatan Terhadap Keputusan Investasi,” J. Ilm. Akunt. Kesatuan, vol. 8, no. 3, pp. 319–332, 2020, doi: 10.37641/jiakes.v8i3.384.
[4] W. I. Trimiarsih and M. Margunani, “Pengaruh Kepribadian, Literasi Keuangan dan Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha,” Bus. Account. Educ. J., vol. 3, no. 1, pp. 71–82, 2022, doi: 10.15294/baej.v3i1.59269.
[5] D. A. P. Arryadna and V. Pratiwi, “Pengaruh Literasi Digital, Tingkat Pendapatan Orang Tua, dan E-learning terhadap Hasil Belajar Siswa di Masa Pandemi,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 4, no. 4, 2022, doi: 10.31004/edukatif.v4i4.3337.
[6] I. Milenia Ariyati, F. Agustina, and G. Miliani T, “Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Umkm Di Indonesia,” J. Ekon. Manajemen, Akuntansi, dan Perbank. Syari’ah, vol. 10, no. 1, 2022, doi: 10.24903/je.v10i1.1217.
[7] Otoritas Jasa Keuangan, “Siaran pers survei OJK 2019: indeks literasi dan inklusi keuangan meningkat,” Sikapiuangmu, vol. 7, no. 2, 2019.



