EVALUASI PENGGUNAAN DANA KOMITE SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN

  • Sulastri Sulastri
  • Ruddy Trisantoso
Keywords: Evaluasi, Penggunaan Dana, Komite Sekolah

Abstract

Peran Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen dalam meningkatkan mutu pendidikan perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen pendidikan, baik guru, Kepala Sekolah, siswa, orang tua/wali murid, masyarakat, dan institusi pendidikan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab belum optimalnya penggunaan dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen, mengevaluasi penggunaan dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen, merumuskan solusi ke depan untuk mengoptimalkan dalam penggunaan Dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen.

Penelitian ini menggunakan metode Komparatif artinya sejenis penelitian deskriptif yang ingin mencari jawaban secara mendasar tentang sebab-akibat, dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya ataupun munculnya suatu fenomena tertentu.

Hasilnya faktor-Faktor Penyebab Belum Optimalnya Penggunaan Dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen adalah keberadaan ekonomi dari masing-masing orang tua siswa, kurangnya sosialisasi, personalia anggota Komite Sekolah yang terbatas jumlah, waktu dan kompetensinya, belum ada koordinasi dan komunikasi yang baik dan erat antar anggota komite sekolah, kurangnya pelibatan komite sekolah dalam fungsi sebagai luas sehingga kinerjanya terbatas pada masalah-masalah rutinitas saja. Penggunaan Dana Komite Komite Sekolah SMKN 1 telah mampu menjadi supporting agency sekaligus mediator dalam hal penggalangan dana dana lokasi biaya pendidikan. Komite Sekolah SMKN 1 dalam hal pengawasan dan evaluasi biaya pendidikan telah dapat menjalankan fungsi baik, namun dari data diketahui bahwa realisasi anggaran dalam 3 tahun terakhir belum 100%, hal ini berarti penggunaan dana Komite Sekolah belum optimal. Solusi untuk mengoptimalkan dalam penggunaan Dana Komite sekolah SMKN 1 Kebumen adalah bagi siswa mampu diusulkan untuk memperoleh bantuan beasiswa miskin melalui BSM dan BOS, kemudian bagi siswa yang menjadi juara umum diberikan kebebasan biaya komite. Perlu sosialisasi ke masyarakat, perlu dikembangkan sistem rekruitmen dan seleksi terhadap calon anggota dewan pendidikan dan komite sekolah yang lebih baik, perlu ditetapkan standar dan indikator kinerja dewan dan komite, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menilai kinerjanya, perlu adanya koordinasi dan komunikasi yang baik, perlu adanya upaya pengadaan dana penunjang kegiatan operasional dan tempat kerja untuk Komite Sekolah. Dan perlu ada penambahan anggota Komite Sekolah sehingga mempermudah dalam melaksanakan tugas sebagai badan pengontrol.

Author Biographies

Sulastri Sulastri

Program Magister Manajemen, STIE Sarjana Widya Wiwaha

Ruddy Trisantoso

Program Magister Manajemen, STIE Sarjana Widya Wiwaha

References

Ali Mursidi, 2013 Pengelolaan Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SD Islam Al Azhar 29 Semarang

Andrew E. Sikula. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia, Erlangga. Bandung

Arens, Elder and Beasley, 2003, Auditing and Assurance Services: An Integrated. Approach, Ninth Edition, New Jersey : Prentice Hall Inc

Arifin, Zainal. 2012. Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Christian Siregar, 2010, Peran Komite Sekolah Dalam Penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) (Studi Deskriptif : SD.N Tarutung, Tapanuli Utara).

Depdiknas, 2002, Panduan Umum Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah, Jakarta : Depdiknas Dirjen Dikdasmen

Hasbullah, 2007, Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Harold Koontz and Cyril O'Donnel. 2005. Principle of Management: Analysis ifmanagerial function: terjemahan, Mc. Graw Hill, Kogakusha Ltd. Tokyo

Kepmendiknas Nomor 044/U/2003 tanggal 2 April 2003, tentang Komite Sekolah

¬___________. (1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Miles, Mathew B dan Amicahel Huberman, 1992, Analisis Data Kualitatif. Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi. Jakarta : Uneversitas Indonesia

Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia

Notoadmojo Soekijo, 2002, Metodologi Penilaian. Jakarta : Rineka Cipta

Renani, Sri, dkk. 2007. Komite Sekolah: Sejarah dan Prospeknya di Masa Depan. Yogyakarta: HIKAYAT Publishing

Sagala, Syaiful, 2009, Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta

Sunyoto, Suyanto 2011. Analisis regresi untuk uji hipotesis, Yogyakarta. Caps. WA

Terry, George R.dan Leslie W.Rue. 2010, Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: Bumi. Aksara

Tilaar, 2004, Paradigma Baru Pendidikan Nasional, Jakarta : Grasindo

Tim KPKG, 2003, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) Komite Sekolah SD Negeri/MI, Demak

UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)

Wahjosumidjo. 2002. Kepemimpinan dan Motivasi. Ghalia Indonesi. Jakarta.

Wirawan, 2012. Evaluasi Kinerja Sumberdaya Manusia,Teori Aplikasi dan Penelitian Salemba Empat, Jakarta

http//:www.depdiknas.go.id/serba-serbi/dpks/kinerja, tanggal akses 12 Januari 2019

Published
2021-12-31