PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BUDIDAYA LELE DAN TAMAN SYURGA BERBASIS AQUAPONIK DENGAN ME-RECYCLE AIR WUDLU UNTUK MENINGKATKAN GIZI SISWA SLB YAPENAS DI PEDUKUHAN PRINGWULUNG, CONDONGCATUR, DEPOK SLEMAN DIY
DOI:
https://doi.org/10.32477/jpm.v4i2.1482Keywords:
Akuaponik, Air Wudlu, Gizi Siswa, SLB Yapenas, Taman Syurga, Ketahanan Pangan.Abstract
Keterbatasan lahan produktif serta belum optimalnya penerapan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) menjadi tantangan nyata dalam pemenuhan asupan gizi anak usia sekolah, khususnya anak berkebutuhan khusus. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan pihak SLB Yapenas Pringwulung melalui penerapan teknologi tepat guna akuaponik dan "Taman Syurga" (tanaman sayuran keluarga) berbasis daur ulang (recycle) air wudlu. Metode yang diterapkan mencakup sosialisasi, pembangunan fisik sarana akuaponik buis beton dan kebun sayur, pelatihan teknis operasional, pendampingan berkala selama 3–6 bulan, serta integrasi edukasi gizi. Hasil program menunjukkan terbangunnya 1 paket akuaponik terintegrasi air wudlu (4 unit kolam buis beton), 1 paket Taman Syurga (7–14 jenis tanaman sayur), serta pembentukan lembaga pengelola nternal sekolah. Keberhasilan kegiatan ini meningkatkan ketersediaan protein hewani (ikan lele) dan sayuran segar secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus menjadi media percontohan Eco-Edu dan ketahanan pangan sekolah.
References
[1.] UNICEF, WHO, and The World Bank, Levels and Trends in Child Malnutrition: Key Findings of the 2011 Edition. New York, USA: UNICEF, 2011.
[2.] Kementerian Kesehatan RI, Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta, Indonesia: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018.
[3.] J. Suprihanto, M. Mathori, M. R. Nurwahyudi, dan Tim Mahasiswa, "Proposal/Laporan Pengabdian Masyarakat: Pendampingan Pengelolaan Budidaya Lele dan Taman Syurga Berbasis Aquaponik dengan Me-recycle Air Wudlu," LPPM STIE Widya Wiwaha, Yogyakarta, Indonesia, Laporan Pengabdian, 2025.
[4.] STIE Widya Wiwaha, "Dokumen Program Pengabdian Kepada Masyarakat dan Rencana Anggaran Biaya Aquaponik SLB Yapenas," LPPM STIE Widya Wiwaha, Yogyakarta, Indonesia, Dokumen Internal, 2025.
[5.] J. E. Rakocy, M. P. Masser, and T. M. Losordo, "Recirculating aquaculture tank production systems: Aquaponics-integrating fish and plant culture," SRAC Publication, no. 454, pp. 1–16, 2006.
[6.] M. R. McMurtry, Aqua-vegeculture systems, Ph.D. dissertation, Dept. Hortic. Sci., North Carolina State Univ., Raleigh, NC, USA, 1990.
[7.] T. Kusdiarti, Ahmad, Sutrisno, dan Y. R. Widyastuti, Budi Daya Ikan Nila Hemat Lahan dan Air dengan System Akuaponik. Bogor, Indonesia: Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, 2006.
[8.] E. Nugroho dan Sutrisno, Budidaya Ikan dan Sayuran dengan Sistem Aquaponik. Jakarta, Indonesia: Penebar Swadaya, 2008.
[9.] J. M. Bryson, Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations: A Guide to Strengthening and Sustaining Organizational Achievement, 3rd ed. San Francisco, CA, USA: Jossey-Bass, 2004.
[10.] E. P. Learned, C. R. Christensen, K. R. Andrews, and W. D. Guth, Business Policy: Text and Cases. Homewood, IL, USA: R. D. Irwin, 1965.
[11.] H. Weihrich, "The TOWS matrix—A tool for situational analysis," Long Range Planning, vol. 15, no. 2, pp. 54–66, Apr. 1982.
[12.] M. E. Porter, The Competitive Advantage of Nations. New York, USA: The Free Press, 1990.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Robi Nurwahyudi, Muhammad Mathori, John Suprihanto, Mahasiswa Manajemen Strategik 25.1.K

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



