PENINGKATAN MUTU PELAYANAN VAKSINASI DI KLINIK PRATAMA CAWANG MEDICAL MAGELANG
Keywords:
Quality, Service, VaccinationAbstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medika Magelang, untuk mengidentifikasi penyebab peningkatan Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medika Magelang masih belum optimal dan untuk merumuskan upaya meningkatkan Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medika Magelang. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan analitik. Analisis data menggunakan rumus rata-rata dan model analisis kualitatif yang terkenal adalah model Miles & Hubberman (1992) yang meliputi: reduksi data, sajian deskriptif dan penyimpulan dari hasil yang disajikan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medical menurut tanggapan responden dinyatakan mutu pelayanan vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medical Magelang ditinjau dari bukti fisik (tangibles) dengan nilai 3,2898 (sangat puas),dimensi kehandalan (reliabitity) dengan nilai 3,3949 (sangat puas),dimensi kecepattanggapan (responsiveness) dengan nilai 3,2585 (sangat puas), dimensi jaminan (asurance) dengan nilai 3,3324 (sangat puas),dimensi empati (emphaty) dengan nilai 3,3920 (sangat puas), dan dengan nilai total rata-rata dengan nilai 3,3443 (sangat puas). Penyebab peningkatan mutu Pelayanan vaksinasi di Klinik Cawang Medical Magelang masih belum optimal sehingga perlu ditingkatkan karena dalam memberikan pelayanan masih dihadapkan pada berbagai hambatan antara lain: (1) Kompetensi petugas yang berkaitan dengan pelayanan vaksin masih perlu ditingkatkan; (2) Kurangnya anggaran sehingga sarana dan prasarana pelayanan vaksin masih terbatas terutama sarana hand hygiene dan APD atau Alat Pelindung Diri; (3) Kurangnya edukasi masyarakat terkait vaksin karena hambatan akses informasi, dan hambatan sosial perilaku yang salah persepsinya dan menolak divaksin. Upaya peningkatan mutu Pelayanan vaksinasi di Klinik Cawang Medical Magelang antara lain dengan (1) Peningkatan kompetensi petugas dengan memotivasi petugas untuk mengikuti pelatihan, workshop, dan lainnya; (2) Peningkatan anggaran untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan vaksin masih perlu ditingkatkan terutama sarana hand hygiene dan APD atau Alat Pelindung Diri; (3) Meningkatkan edukasi masyarakat terkait vaksin melalui berbagai media social seperti website, Instagram, Facebook, dan lainnya.
The aim of this research is to determine the quality of vaccination services at the Cawang Medika Pratama Clinic, Magelang, to find out why the increase in the quality of vaccination services at the Cawang Medika Pratama Clinic, Magelang, is still not optimal and to formulate efforts to improve the quality of vaccination services at the Cawang Medika Pratama Clinic, Magelang.The results of the research stated that the quality of vaccination services at the Pratama Cawang Medical Clinic, according to respondents' responses, stated that the quality of vaccination services at the Pratama Cawang Medical Clinic, Magelang, was seen from physical evidence (Tangibles) with a value of 3.2898 (very satisfied), the reliability dimension (reliability) with a value of 3 .3949 (very satisfied), responsiveness dimension with a value of 3.2585 (very satisfied), assurance dimension with a value of 3.3324 (very satisfied), empathy dimension with a value of 3.3920 (very satisfied ), and with an average total score of 3.3443 (very satisfied). The reason for improving the quality of vaccination services at the Cawang Medical Magelang Clinic is still not optimal so it needs to be improved because providing services is still faced with various obstacles, including: (1) The competency of officers related to vaccine services still needs to be improved; (2) Lack of budget so that facilities and infrastructure for vaccine services are still limited, especially hand hygiene facilities and PPE or Personal Protective Equipment; (3) Lack of public education regarding vaccines due to barriers to access to information, and social barriers to misperceptions and behavior that refuses to be vaccinated. Efforts to improve the quality of vaccination services at the Cawang Medical Magelang Clinic include (1) Increasing the competency of officers by motivating officers to take part in training, workshops, etc.; (2) Increasing the budget to improve vaccine service facilities and infrastructure still needs to be improved, especially hand hygiene facilities and PPE or Personal Protective Equipment; (3) Increasing public education regarding vaccines through various social media such as websites, Instagram, Facebook, and others.
References
Desi Alam Lestari (2022) Analisis Kepuasan Pelayanan Vaksinasi Pada Masyarakat Di Puskesmas Opi Palembang, thesis, STIK Bina Husada Palembang.
Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2010), Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian di Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota, Jakarta: Kemenkes RI
Falawati, Waode F. (2020), Hubungan Status Vaksinasi dan Peran Petugas Vaksinasi dengan Kejadian Campak di Kabupaten Muna, Midwifery Journal, vol. 5, no. 1
Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hardiyansyah, (2018) Kualitas Pelayanan Publik: Konsep, dimensi, Indikator dan Implementasinya. Gava Media, Yogyakarta
Ismanto, Kuat. (2009). Manajemen Syariah: Implementasi TQM dalam Lembaga Keuangan Syariah, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Buku Ajar Vaksinasi. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan. http://bppsdmk.kemkes.go.id/ pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/10/03, tanggal akses 20 Mei 2023
Kemenkes RI, 2020, Juknis Pelayanan Vaksinasi pada Masa Pandemi COVID-19, Jakarta: Direktur Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit
Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/105/2023 Tentang Instrumen Survei Akreditasi Klinik
Khairunnisa Ramadhani (2022), Hubungan Mutu Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Kelurahan Bojong Nangka Tahun 2022, Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Mamik,(2017),Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan Dan Kebidanaan, Jakarta: Zifatama Jawara
Moleong, Lexy J. (2000),Metodologi Penelitian Kuantitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Notoatmodjo S.(2014), Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Parasuraman., (2014)., The Behaviorial Consequenses Of Service Quality. New. Jersey : Prentince Hall.
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 42 Tahun 2013 tentang Vaksinasi
Ramdhan, (2021), Metode Penelitian, Surabaya: Cipta Media Nusantara
Rasidin, (2020),Manajemen Kesehatan, Jakarta: CV.SAH Media
Siswanto. (2007). Kesehatan Mental, Konsep Cakupan, dan Perkembangnnya, Yogyakarta: Andi Offset.
Siti Mutia Kosassy, Adelse Prima Mulya, Siti Osa Kosassy, (2021), Studi Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Vaksin Covid 19 Di Puskesmas, Jurnal Public Administration, Business and Rural Development Planning, STIA LPPN
Sugiyono,(2018),Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods), Bandung: CV. Alfabeta
Suprayoga, Yosep, Endah Vestikowati, Kiki Endah (2021), Kualitas Pelayanan Vaksinasi Covid 19 Oleh Pusat Kesehatan Masyarakat Banjar 1 Kota Banjar, Jurnal repository.unigal
Usman, (2009), Metodologi Penelitiam Sosial, Jakarta: Bumi Aksara.
UU No. 9 tahun 2014 Tentang Klinik
WHO, World Health Organization, 2020, Immunization, Geneva: https://www.who.int/topics/immunization/ en/Diakses pada 16 Mei 2023
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imas Masripah , Priyastiwi Priyastiwi , Achmad Tjahjono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



